EDUKASI GIZI IBU HAMIL SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN HIV AIDS DAN PENURUNAN RISIKO PENULARAN IBU KE ANAK
DOI:
https://doi.org/10.34310/Abstract
Abstrak
Masa kehamilan merupakan fase krusial di mana status kesehatan ibu secara langsung memengaruhi kondisi janin, terutama pada ibu hamil dengan risiko atau kondisi HIV/AIDS. Meskipun kehamilan diharapkan menjadi momen positif, risiko penularan virus dapat meningkat seiring dengan buruknya status gizi ibu, di mana kekurangan nutrisi dapat memperlemah sistem imun dan meningkatkan viral load. Kondisi ini diperkirakan berkontribusi pada angka penularan ibu ke anak yang masih fluktuatif, sehingga target eliminasi HIV pada bayi belum tercapai sepenuhnya. Masalah yang harus ditangani adalah masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai kaitan antara pemenuhan gizi dengan pencegahan transmisi virus, serta adanya stigma yang menghambat akses informasi kesehatan. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai pentingnya pemenuhan gizi sebagai strategi preventif pencegahan HIV/AIDS dan penurunan risiko penularan ibu ke anak. Metode Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai manajemen nutrisi dan pola hidup sehat dalam upaya menekan angka penularan. Hasil luaran pengabdian masyarakat ini adalah modul panduan strategi pencegahan penularan HIV/AIDS melalui pemenuhan gizi.
Kata Kunci: Edukasi Gizi; Ibu Hamil; HIV AIDS; Penularan Ibu ke Anak.
Abstract
Pregnancy is a crucial phase where the mother's health directly affects the condition of the fetus, especially for pregnant women at risk of or with HIV/AIDS. Although pregnancy is expected to be a positive time, the risk of viral transmission can increase with poor maternal nutritional status, as malnutrition can weaken the immune system and increase viral load. This condition is thought to contribute to fluctuating rates of mother-to-child transmission, thus preventing the full achievement of the target of HIV elimination in infants. Issues that must be addressed are the community's still-low level of knowledge regarding the link between nutritional fulfillment and preventing viral transmission, as well as the stigma that hinders access to health information. The objective of this Community Service Program is to increase public understanding, particularly for pregnant women, regarding the importance of nutritional fulfillment as a preventive strategy for HIV/AIDS and reducing the risk of mother-to-child transmission. This Community Service method involves providing direct education to the community about nutritional management and a healthy lifestyle to reduce transmission rates. The output of this community service program is a guide module on strategies for preventing HIV/AIDS transmission through nutritional fulfillment.
Keywords: Nutrition Education; Pregnant Women; HIV/AIDS; Mother-to-Child Transmission.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Menu




